Kajian Usability : Cerpenista.com (Bagian 4 dari 4)
Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari tugas akhir Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Penulis hanya melakukan kajian terhadap faktor usability (kegunaan) dari antarmuka situs cerpenista.com
Tulisan ini terdiri dari tiga bagian, yaitu :
Bagian 1 : Pendahuluan
Bagian 2: Evaluasi Heuristik Poin 1 – 5
Bagian 3: Evaluasi Heuristik Poin 5 – 10
Bagian 4: Penutup
Kesimpulan
Secara umum, situs cerpenista adalah situs yang sederhana. Namun masih terdapat banyak kesalahan pada antarmuka situsnya. Kesalahan tersebut akan mengurangi kemudahan pengguna dalam menggunakan cerpenista.
Penutup
Tidak semua aspek antarmuka dapat dibahas pada tulisan ini. Penulis minta maaf jika terdapat kesalahan pada penulisan ini.
Referensi :
Nielsen, J. Mack, Robert L. Usability Inspection Methods. 1994. New York : John Wiley & Sons.
Johnson, Jeff. GUI Bloopers 2.0 : Common User Interface Design Don’ts and Dos. 2006. San Fransisco : Morgan Kauffman
NB : Penutup yang kurang penting
Kajian Usability : Cerpenista.com (Bagian 3 dari 4)
Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari tugas akhir Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Penulis hanya melakukan kajian terhadap faktor usability (kegunaan) dari antarmuka situs cerpenista.com
Tulisan ini terdiri dari tiga bagian, yaitu :
Bagian 1 : Pendahuluan
Bagian 2: Evaluasi Heuristik Poin 1 – 5
Bagian 3: Evaluasi Heuristik Poin 5 – 10
Bagian 4: Penutup
Evaluasi Heuristik Poin 6 – 10
6. Recognition rather than recall
Memilih cerpen favorit
Cerpenista menyediaan fasilitas bagi pengguna untuk memilih cerpen favoritnya. Untuk memilih suatu cerpen sebagai cerpen favorit, pengguna dapat mengklik gambar hati yang ada pada cerpen.
Lambang hati ini mudah terlewatkan oleh pengguna yang baru memakai cerpenista. Pengguna awal pun akan merasa kesulitan mengenali fungsi dari ikon hati tersebut. Sebaiknya ditambahkan text tambahan untuk menjelaskan fungsi ikon hati tersebut, seperti “Pilih sebagai cerpen favorit : [gambar hati]“. Baca selanjutnya…
Kajian Usability Cerpenista.com (Bagian 2 dari 4)
Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari tugas akhir Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Penulis hanya melakukan kajian terhadap faktor usability (kegunaan) dari antarmuka situs cerpenista.com
Tulisan ini terdiri dari empat bagian, yaitu :
Bagian 1 : Pendahuluan
Bagian 2: Evaluasi Heuristik Poin 1 – 5
Bagian 3: Evaluasi Heuristik Poin 5 – 10
Bagian 4: Penutup
Evaluasi Heuristik Poin 1 – 5
1. Visibility of system status
Tautan
Feedback yang menunjukkan tautan pada cerpenista sudah cukup baik. Text tautan dibedakan dengan text non-tautan dengan cara memberi warna hijau (text non-tautan diberi warna hitam). Saat posisi kursor berada pada tautan, tautan otomatis diberi garis bawah dan kursor berubah.
Navigasi
Saat kursor menuju menu navigasi, menu yang bersangkutan akan diberi pembeda berupa sebuah rounded rectangle bewarna hijau. Hal ini membantu pengguna mengidentifikasi menu navigasi apa yang sedang ia tunjuk.
Masalah:
Masalah muncul saat menampilkan halaman aktif. Penanda halaman aktif kurang menonjol. Bagi pengguna yang kurang jeli, bisa saja penanda halaman aktif tersebut tidak terlihat.
Solusi:
Sebaiknya penanda dibuat dengan warna yang lebih gelap, sehingga terlihat berbeda dengan warna latar belakang. Dengan memberikan tanda pada halaman yang sedang aktif, pengguna dapat mengetahui dengan mudah posisi halaman tempat ia berada saat ini. Baca selanjutnya…
Kajian Usability Cerpenista.com (Bagian 1 dari 4)
Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari tugas akhir Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Penulis hanya melakukan kajian terhadap faktor usability (kegunaan) dari antarmuka situs cerpenista.com
Tulisan ini terdiri dari empat bagian, yaitu :
Bagian 1 : Pendahuluan
Bagian 2: Evaluasi Heuristik Poin 1 – 5
Bagian 3: Evaluasi Heuristik Poin 5 – 10
Bagian 4: Penutup
Pendahuluan
Usability
Menurut Jakob Nielsen, “Raja Usability”, usability adalah atribut kualitas untuk mengukur seberapa mudah suatu antarmuka digunakan. Usability didefiniskan oleh lima komponen kualitas, yaitu :
- Learnability: seberapa mudah bagi pengguna untuk melakukan kegiatan (task) utama pada saat mereka pertama kali bertemu antarmuka tersebut?
- Efficiency: Setelah pengguna terbiasa dengan antarmuka, seberapa cepat mereka melakukan suatu kegiatan?
- Memorability: Saat pengguna kembali menggunakan antarmuka, setelah lama tidak menggunakannya, seberapa mudahkah mereka terbiasa kembali dengan antarmuka tersebut?
- Errors: Berapa banyak kesalahan yang dilakukan pengguna, seberapa parah kesalahan tersebut, dan apakah pengguna dapat dengan mudah menangani kesalahan tersebut?
- Satisfaction: Seberapa nyamankah pengguna dengan suatu antarmuka?
The Man Who Loved Books too Much
Judul Buku :The Man Who Loved Books too Much, Kisah nyata tentang Seorang Pencuri, Detektif, dan Obsesi pada Kesusastraan
Pengarang : Allison Hoover Bartlett
Penerbit : alvabet
“Apa yang sanggup kaulakukan demi cintamu pada buku?
Bagi John Charles Gilkey, jawabannya : masuk penjara.”
The Man Who Loved Books to Much menceritakan sebuah kisah nyata yang terjadi di dunia kesusastraan. Buku ini menceritakan pengalaman sang pengarang dalam menelusuri kisah seorang pencuri buku. Pencuri buku tersebut bernama John Charles Gilkey. Baca selanjutnya…
Kenapa membahas Ventuz?
Tulisan ini masih merupakan lanjutan dari Ventuz : Masa Depan Dunia Presentasi. Berhubung masih ada satu bagian yang saya lupakan dalam tulisan tersebut, yaitu kenapa harus Ventuz? Paling tidak, inilah lima alasan kenapa saya memilih untuk membuat review tentang Ventuz.
Ventuz : Masa Depan Dunia Presentasi
Seperti apa bentuk presentasi impian anda?

Kebanyakan orang pasti memasukkan faktor ‘antarmuka presentasi yang luar biasa’ ke dalam persyaratan presentasi impian mereka. Siapa yang tidak akan terpukau dengan tampilan presentasi yang ciamik? Tampilan yang membuat pemirsa presentasi merasakan pengalaman yang luar biasa dan berkata ‘the best presentation, ever‘ ketika presentasi anda berakhir.
Sayangnya, kebanyakan aplikasi presentasi belum mampu mewujudkan presentasi impian itu, kecuali satu…
Ventuz memberikan anda kemampuan untuk membuat tampilan presentasi seperti digambarkan di atas. Berikut ada dua buah video yang dapat anda saksikan : Baca selanjutnya…

