Sabtu, 7 Juni 2008.
Untuk memenuhi undangan dari seorang teman, saya memutuskan untuk datang ke Lapangan Sempur. Tujuannya, ikut acara bertajuk SAVIOR : Save Our Earth.
Agenda hari ini adalah bersih-bersih Kota Bogor dari sampah non-organik. Walaupun dibilang Kota Bogor, tepatnya cuma sekeliling Kebun Raya Bogor. Dengan bersenjatakan karung, saya dan banyak peserta lainnya langsung menangkap sampah-sampah yang ada. Untunglah walaupun hari terbilang panas (untuk level kota Bogor), para peserta yang terdiri dari kalangan pelajar ini masih semangat melakukan kegiatan ini.
Ternyata sampah yang ada di Kota Hujan ini masih sangat banyak. Diselokan, di pepohonan, bahkan di tengah jalan selalu ada sampah yang terlihat. Yang lebih membuat hati miris adalah, ketika kita sedang bersemangat bersih-bersih, masih ada orang yang dengan teganya membuang sampah. Di depan mata saya sendiri….. Ini hanyalah hal yang gampang dilakukan. Cuma membuang sampah di tempatnya yang benar. Kalau hal yang kecil ini saja kita masih lalai, bagaimana dengan hal yang lebih besar.
Semoga masyarakat pada umumnya bisa menyadari hal ini. Paling tidak saya tetap mempertahankan kebiasaan saya selama ini untuk membuang sampah pada tempatnya.. Rindu Kota Bogor yang sejuk, bersih, dan rapi.
Terakhir, izinkan saya mengutip Slogan dari acara ini : “Satu Tujuan untuk Bumi Kita!!!”
See you next Post







assalmu’alaikum
kita harus menjaga lingkungan kita. kebersihan sebagian dari iman. ayo ciptakan bogor dan indonesia yang bersih dari sampah. oh ya kalo bisa hardware komputer dari sampah aj. bisa berguna juga tuh.
wassalamu’alaikum
Kurangi sampah plastik..
Hemat Air..
Bijaksana dalam menggunakan kertas..
Satu Tujuan untuk Bumi Kita..!!
he…he…
mulai dari yang kecil saja…
perubahan kecil bisa menimbulkan perubahan besar jika dilakukan secara konsisten..
Inget Butterfly Effect…
betewe, a pribadi masuk universitas apa?
oh ya, dari dulu ko gue gak suka istilah ’save our earth’ ya? menurut gue ko aga sombong gitu. bumi sudah berumur empat setengah triliun tahun dan masih ada sampai sekarang. Manusia baru diciptakan beberapa puluh ribu tahun yang lalu. Benar, manusia memang membuat kerusakan pada keseimbangan alam. Namun, apakah kerusakan yang kita perbuat dapat menghancurkan bumi? Lebih tepat bila dikatakan bahwa kita merusak kesinambungan spesies kita sendiri. Manusia yang akan hancur, bukan bumi. Hanya Tuhan yang bisa menghancurkan bumi.
Hehe, gue nulis ini bukan bermaksud mengatakan kita gak perlu peduli lingkungan. Sekedar mengoreksi logika kita aja…
Save Our Own Species!
@halexblue : thanks ya atas pemikirannya….. Pribadi kalau ga salah masuk ke ITB..