30
Okt
08

Orang pintar itu sama dengan orang gila?

Sebuah percakapan yang pasti sering terdengar di telinga kita :

Mahasiswa 1 : Eh, si X dapat nilai 100 lagi tuh..
Mahasiswa 2 : Hah? Gila bener itu orang. Otaknya dari apa sih?
Mahasiswa 1 : Tau. Memang gila itu orang..

Didengar oleh si X yang sedang menyamar sebagai tukang ojek…

Yup, percakapan tersebut sering sekali terdengar di telinga kita, mungkin malah kita sendiri yang tanpa sadar mengucapkan kata tersebut saat kita sedang membicarakan seseorang yang melakukan hal-hal yang luar biasa. Saya juga termasuk orang yang sering kelepasan sih :D

Tapi sebenarnya, apa sih maksud kata gila pada percakapan di atas? Apakah “gila” dalam arti “kurang waras”? Ataukah “gila” dalam arti memuji? Tentu saja gila dalam arti memuji atau mengakui kelebihan si X. Namun, apakah kita pantas memuji dengan menggunakan kata yang sering diartikan negatif? Apakah kata “gila” sah dan berdalil untuk diartikan sebagai sebuah ungkapan kekaguman?

Ah, sudahlah. Kita hentikan saja kegilaan ini untuk sementara. Kita lihat saja apa yang dikatakan Kitab Semi-Suci para sastrawan Indonesia : Kamus Besar Bahasa Indonesia :

gi·la 1 a sakit ingatan (kurang beres ingatannya); sakit jiwa (sarafnya terganggu atau pikirannya tidak normal): ia menjadi — krn menderita tekanan batin yg sangat berat; 2 a tidak biasa; tidak sebagaimana mestinya; berbuat yg bukan-bukan (tidak masuk akal): benar-benar — , masakan dia dapat melompat setinggi itu; “3 a cak terlalu; kurang ajar (dipakai sbg kata seru, kata afektif); ungkapan kagum (hebat)”; 4 v terlanda perasaan sangat suka (gemar, asyik, cinta, kasih sayang): ia — membaca buku roman; tidak sedang — asmara; 5 a tidak masuk akal: menurut pendapat mereka, ide itu adalah ide yg –;
anjing penyakit anjing yg berbahaya yg dapat menular kpd manusia atau binatang lain yg digigitnya dan membuat penderita menjadi gila, takut kpd air, atau cenderung menggigit mangsanya; rabies canina; babi penyakit ayan; epilepsi; – bayang-bayang rasa menginginkan sesuatu yg tidak mungkin tercapai; – harta 1 terlalu mengejar-ngejar kekayaan; 2 mata duitan; – hormat terlalu ingin dihormati orang lain; – pangkat 1 selalu mencari (mengejar) pangkat; 2 berubah sikapnya setelah menduduki jabatan tinggi; – renang gila-gila air; – sasar sangat gila; – uang mata duitan;

Coba lihat bagian yang ditebalkan dan di kutip : “3 a cak terlalu; kurang ajar (dipakai sbg kata seru, kata afektif); ungkapan kagum (hebat)”. Berarti kata gila yang  sudah diakui oleh KBBI sebagai salah satu ungkapan kekaguman ya… Luar biasa… Hebat…

Tapi tentu saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu kata cak yang ada di awal kutipan. Singkatan yang mengacu kepada “percakapan” yang berarti penggunaan kata “gila” sebagai ungkapan kekaguman baru berlaku dalam bahasa percakapan saja. Jadi, jangan salahkan saya jika dosen MK Bahasa Indonesia anda memberikan anda nilai minus karena menggunakan kata gila sebagai ungkapan kekaguman dalam bahasa baku :D Ini disclamer loh……

Yah, kita juga harus menghargai perasaan orang lain. Takutnya orang yang kita bilang “gila” benar-benar merasa bahwa dirinya dianggap gila beneran!!! Wah, bisa panjang kasusnya :D

Tapi menurut saya sih : Lebih baik dianggap gila daripada gila beneran…. Banyak kok orang-orang cerdas yang dianggap gila oleh masyarakat sekitarnya. Contoh nyatanya? Pemilik wajah di awal post ini dan orang yang membuat tulisan ini. Hehehe…


7 Tanggapan ke “Orang pintar itu sama dengan orang gila?”


  1. Oktober 31, 2008 pukul 1:26 pm

    alasannya apa pemilik blog ini dianggap seperti itu ? :P

  2. Oktober 31, 2008 pukul 5:03 pm

    Banyak kok orang-orang cerdas yang dianggap gila oleh masyarakat sekitarnya. Contoh nyatanya? Pemilik wajah di awal post ini dan orang yang membuat tulisan ini. Hehehe…

    wew, yang punya blog ini juga gila??

  3. November 1, 2008 pukul 1:06 pm

    Selain gila, juga cerdas.

  4. November 1, 2008 pukul 7:30 pm

    Mimpi apa ya semalam,tadi pagi ketemu orang gila,trus siangnya ditabrak orang gila,blog walking ke blognya orang gila dan sekarang komen sassie dibaca sama orang gila ahahahahahaha gak ikutan gila ah..
    Kabuuurrr

  5. November 2, 2008 pukul 6:19 am

    hahahahahaha..
    kok bisa sama gini ya…..
    saya juga sering bilang gitu ama temen hebat saya….

    kagum Mode ON

  6. November 3, 2008 pukul 12:17 pm

    @Elys Welt : Gara-gara kerajinan sama komputer :D

    @Wongbagoes : Enggak lah.. :P

    @Abrari : jadi malu saya..

    @Sassie Kirana : Yah kabur duluan :D padahal mau bilang ada orang gila yang lagi nyariin di luar :) )

    @hidayat : Iya ya. Saya juga ga tau kenapa :D

  7. 7 TITAH NIARI
    November 10, 2009 pukul 12:31 pm

    saya tidak heran kok itu lumrah kok, jadi kalau ada yang bilang begitu walau kesal tapi syukur alhamdulillah berarti kita orang jenius.


Tinggalkan Balasan




Lesson of the day…

Ketika kita medapatkan sesuatu, kita harus mengorbankan sesuatu. Ketika kita mengorbankan satu hal, kita akan mendapatkan satu hal yang lain. Pilihan ada di tangan kita, untuk menyesal, atau bersyukur..

Me@Twitter

 

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Arsip

Blog Stats

  • 20,878 hits

Flickr Photos

Shillouette

Ready to go Home

FrontofStand

More Photos

RSS Planet IPB

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Pagerank-ku

hit counter Orang Iseng
Indonesians’ Beautiful Sharing Network