Kok ane ga ngerasa libur ya?
Lanjutkan membaca ‘Hari minggu itu masih hari libur ga sih?’
Kok ane ga ngerasa libur ya?
Lanjutkan membaca ‘Hari minggu itu masih hari libur ga sih?’
Setelah keluar dari asrama TPB IPB setahun yang lalu, saya memutuskan untuk tidak tinggal di kost. Selain kondisi fisik yang tidak terlalu memungkinkan, masih ada faktor lain seperti faktor biaya dan akses internet
. Jadilah ane sebagai mahasiswa yang setiap hari berpulang ke rahmatullah baiturrahmah, rumah penuh rahmat yang terletak 12 kilometer dari kampus.
Sayangnya, ternyata ada derita yang menanti di balik keputusan saya ini.. Dan mungkin menimpa juga mahasiswa sejenis. Apa aja sih deritanya?
Hari Jumat kemarin, saat praktikum struktur data, seperti biasa saya membuka laptop saya untuk berinternet sekaligus ngunduh di labkom lama. Setelah beberapa saat browsing dan blogging, tiba-tiba browser saya memunculkan pesan Page Load Error yang muncul di semua tab. Padahal kekuatan sinyal hotspot yang saya terima masih exellent, dan beberapa rekan saya yang lain masih bisa menjelajahi internet tanpa masalah. Singkat kata, internetnya masih tersambung, tapi tidak ada lalu lintas paket data yang terjadi dari laptop saya ke server.
Arrghhh!!! Hari itu sudah sangat buruk untuk saya!!!
Mau tidak mau saya harus menghentikan unduhan saya yang sudah mentok di 0.0 bps. Tulisan yang tadinya mau saya post di blog ini pun tidak sempat diauto-save oleh wordpress. Mau tidak mau saya harus ngetik ulang (Kalau unduhan masih bisa diresume). Tak lama kemudian, ada teman saya juga yang mengeluhkan hal serupa.
Kebetulan saat itu, asisten praktikum memutuskan untuk pindah ke labkom yang baru. Baru saja masuk, saya langsung melihat layar tiga buah laptop menampilkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan. Aplikasi yang memungkinkan penggunanya untuk memutus koneksi internet milik komputer orang lain, dalam satu jaringan yang sama.
Tak sadar, tangan saya terkepal karena marah. Jadi ini makhluk yang memutus koneksi internet saya!!!! Langsung saja saya duduk di depan mereka dan dengan nada halus tapi sinis saya berkata “Kejam banget sih kalian!!!”.

Sebenarnya kejadiannya sudah lewat tiga hari, tapi berhubung filmnya masih beredar di bioskop, ya sambil mengisi waktu, saya tulis saja pendapat saya pribadi tentang film Angels & Demons. Semoga bisa menjadi referensi bagi rekan-rekan yang belum menonton film ini. InsyaAllah tidak ada spoiler di tulisan ini
Setelah menemani hari-hari ku selama hampir setahun ini, akhirnya laptop ini harus diistirahatkan selama beberapa hari. Penyebabnya sederhana, karena kabel adaptornya rusak, sehingga laptop ini kehilangan sumber arusnya yang berharga. Terpaksa untuk sementara laptop ini tidak digunakan sampai kabel adaptornya kembali sehat seperti sedia kala…

Penasaran cara buatnya? Kayaknya udah banyak yang tahu deh, tapi pasti juga masih ada rekan-rekan yang belum mengetahui cara membuat gamar menjadi seperti diatas. Ga terlalu susah kok
Prelude :
Di IPB, terdapat aturan umum kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan. Mahasiswa diwajibkan minimal mengikuti 80% dari total jumlah kuliah yang diadakan. Jika mahasiswa tidak memenuhi batas minimal tersebut, mahasiswa yang “kesangkut” tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir semester.
Secara umum, setiap mata kuliah terdiri dari 14 kali pertemuan, walaupun bisa bertambah (atau berkurang
) tergantung tuntutan situasi. Jadi paling tidak, agar seorang mahasiswa bisa selamat mengikuti ujian akhir nanti, ia harus mengikuti minimal dua belas kali pertemuan.
Kesimpulan : Ada jatah tidak masuk sebanyak dua kali untuk setiap mata kuliah
yang baru komen