Kajian Usability : Cerpenista.com (Bagian 3 dari 4)

Tulisan ini dibuat sebagai bagian dari tugas akhir Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Penulis hanya melakukan kajian terhadap faktor usability (kegunaan) dari antarmuka situs cerpenista.com

Tulisan ini terdiri dari tiga bagian, yaitu :
Bagian 1 : Pendahuluan
Bagian 2: Evaluasi Heuristik Poin 1 – 5
Bagian 3: Evaluasi Heuristik Poin 5 – 10
Bagian 4: Penutup

Evaluasi Heuristik Poin 6 – 10

6. Recognition rather than recall

Memilih cerpen favorit

Cerpenista menyediaan fasilitas bagi pengguna untuk memilih cerpen favoritnya. Untuk memilih suatu cerpen sebagai cerpen favorit, pengguna dapat mengklik gambar hati yang ada pada cerpen.

Lambang hati ini mudah terlewatkan oleh pengguna yang baru memakai cerpenista. Pengguna awal pun akan merasa kesulitan mengenali fungsi dari ikon hati tersebut. Sebaiknya ditambahkan text tambahan untuk menjelaskan fungsi ikon hati tersebut, seperti “Pilih sebagai cerpen favorit : [gambar hati]”.

7. Flexibility and efficiency of use

Cerpen yang diikuti

Setelah login, pengguna akan diarahkan langsung ke halaman profil. Di halaman profil ini, terdapat tautan cerpen yang sebelumnya telah diikuti oleh pengguna. Dengan adanya fasilitas ini, pengguna dapat menuju cerpen yang sedang ia ikuti dengan lebih cepat.

Cerpen favorit

Cerpenista juga memberikan fasilitas favorit untuk mengelola daftar cerpen favorit pengguna. Dengan fasilitas ini, pengguna dapat membaca kembali cerpen yang ia sukai dengan mudah.

8. Aesthetic and minimalist design

Tipografi (Tata huruf)

Cerpenista lebih banyak menggunakan media huruf untuk berinteraksi dengan penggunanya. Typeface yang digunakan termasuk kedalam jenis sans serif. Typeface jenis sans serif memudahkan pengguna untuk membaca dalam waktu yang lama.

Whitespace

Penggunaan whitespace di bagian cerpen sudah cukup baik. Dengan mengasumsikan post dari seorang pengguna menjadi sebuah paragraf, tampilan cerpen menjadi lebih mudah dibaca. Selain itu, tampilan cerpen menjadi mirip dengan format cerpen pada umumnya.

Logo pada header

Pencantuman logo pada header menjadi penting untuk menunjukkan identitas dari situs. Cerpenista meletakkan logonya di bagian kiri atas. Posisi peletakan logo ini sudah baik. Hal ini dikarenakan sebagian besar pembaca mulai membaca situs dari pojok kiri atas, seperti saat membaca buku.

Masalah:

Logo di halaman utama diletakkan terlalu dekat dengan kalimat “Paling Baru di Cerpenista”. Kalimat tersebut dicetak dengan huruf yang lebih tebal dan lebih besar dibandingkan dengan logo.

Solusi:

Perbesar ukuran logo.

9. Help users recognize, diagnose, and recover from error

Pada bagian ini hal yang akan dikaji adalah bantuan yang yang diberikan oleh situs saat pengguna melakukan kesalahan.

Kesalahan pada saat mendaftar menjadi pengguna

Kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna pada saat registrasi adalah adanya isian yang lupa atau salah diisi. Berikut adalah pesan kesalahan yang muncul pada registrasi :

Kesalahan pada saat registrasi

Masalah:

Dapat dilihat bahwa seluruh pesan kesalahan muncul di bagian atas form registrasi. Hal ini memang mengelompokkan pesan kesalahan pada satu bagian. Namun, pada saat pengguna harus melakukan koreksi pengisian, pengguna terpaksa harus menggerakkan pandangannya dari pesan kesalahan ke isian yang salah beberapa kali.

Satu hal lagi yang mengganggu adalah isian yang salah tidak ditandai. Pengguna mau tidak mau harus mencari sendiri isian yang salah.

Bunyi dari pesan kesalahan sudah cukup memberikan gambaran kesalahan yang terjadi. Namun, ada beberapa pesan kesalahan yang masih buram. Misalnya pesan kesalahan saat pengguna mengisi nickname dan email yang telah terdaftar berikut :

Pesan kesalahan jika nickname dan email telah dipakai

Saat melihat pesan kesalahan tersebut, pengguna mungkin bertanya : “Kenapa nickname dan email saya tidak dapat digunakan?”. Sebaiknya pesan kesalahan tersebut dapat diganti dengan kalimat yang lebih menjelaskan kesalahan yang terjadi.

Solusi :

Letakkan pesan kesalahan berdekatan dengan isian yang salah. Tandai isian yang salah, bisa dengan menggunakan tanda silang [x] atau menggunakan penanda warna, seperti warna merah. Buat pesan kesalahan yang lebih deskriptif. Pesan kesalahan “Nickname/Email tersebut tidak dapat anda gunakan” dapat diganti dengan kalimat “Nickname/Email tersebut telah dipakai.” Hal tersebut akan memudahkan pengguna mengenali kesalahan yang ia lakukan.

Login

Kesalahan yang mungkin dilakukan oleh pengguna saat login adalah : salah mengisi username/email dan salah mengisi kata sandi.

Masalah:

Saat pengguna salah memasukkan kata sandi, pesan kesalahan yang muncul adalah :

Kesalahan password pada saat login

Pesan tersebut jelas menyatakan bahwa login gagal. Pesan tersebut cukup baik untuk menampilkan tautan untuk kembali ke form login. Namun, pesan tersebut tidak menyebutkan apa yang menyebabkan kesalahan login terjadi.

Saat pengguna memasukkan email yang tidak terdaftar, pesan kesalahan yang muncul adalah :

Pesan kesalahan username

Yang membingungkan adalah, kenapa dua pesan kesalahan yang mungkin muncul pada login jauh berbeda? Bahkan di pesan kesalahan yang kedua ini, tidak disediakan tautan untuk kembali ke halaman login. Bunyi pesan kesalahannya lebih mirip dengan pesan kesalahan saat saya mencari anggota, yang ternyata tidak terdaftar.

Solusi:

Seragamkan format kedua kesalahan tersebut. Beritahu pengguna alasan mengapa mereka gagal login ke situs. Cukup dengan menampilkan kalimat “Email atau password salah” masalah ini akan terselesaikan.

Melanjutkan Cerpen

Pada saat pengguna ingin melanjutkan cerpen yang telah ada, pengguna diharuskan mengetikkan lanjutan cerpennya. Jika pengguna tidak mengetikkan apapun lalu menekan tombol kirim, akan muncul pesan peringatan berikut :

Pesan kesalahan saat lanjutan cerpen kosong

Pesan tersebut sudah cukup deskriptif dan diletakkan dekat dengan sumber kesalahan.

Jika terjadi gangguan pada koneksi internet saat pengguna menekan tombol Kirim, keluar pesan kesalahan berikut :

Pesan kesalahan saat hubungan internet terputus

Yang harus diperbaiki pada pesan ini adalah penggunaan istilah teknis, yaitu timeout. Lebih baik jika bagian “timeout jaringan” diganti dengan “gangguan pada jaringan”.

404 Error

404 Error adalah istilah untuk pesan kesalahan yang muncul saat pengguna mengakses halaman yang tidak ada pada suatu situs. Cerpenista menyediakan pesan kesalahan 404 berikut :

404 Page Not Found

Pesan kesalahan tersebut sudah cukup deskriptis. Namun, sebaiknya bagian title diganti dengan “Halaman yang anda cari tidak ditemukan”.


10. Help and documentation

Halaman Bantuan

Halaman bantuan cerpenista adalah halaman bantuan yang didesain berbasiskan tujuan dari pengguna. Halaman bantuan berisi langkah-langkah yang harus dilakukan pengguna untuk aktif di cerpenista.

Halaman bantuan ini cukup mudah untuk dipahami oleh pengguna awam sekalipun.

Masalah:

Masalah yang muncul pada bantuan tersebut adalah judul dari halaman bantuan tersebut. Halaman bantuan diakses melalui menu navigasi “Bantuan” yang berada di bagian bawah. Namun, ketika halaman bantuan terbuka, judul dari halaman tersebut adalah “10 Tips untuk Anggota Baru”.

Makna dari tips agak jauh dari bantuan. Ketidakkonsistenan ini dapat membuat pengguna merasa dirinya salah memilih tautan.

Solusi:

Seragamkan judul dari halaman bantuan dengan tautan yang menuju dirinya. Misal diganti dengan “Petunjuk Penggunaan”.

Tooltip

Di beberapa bagian, cerpenista menyertakan tooltip untuk membantu pengguna memahami sebuah fungsi.

Masalah:

Ada beberapa tooltip yang tidak deskriptif, misalnya tooltip untuk top yang berbunyi “ranking yang paling top”. Tooltip seperti ini akan membingungkan pengguna, bukan membantu pengguna.

Solusi:

Sebaiknya, kalimat pada tooltip diganti dengan kalimat yang lebih deskriptif.

Tulisan selanjutnya :Bagian 4: Penutup

6 thoughts on “Kajian Usability : Cerpenista.com (Bagian 3 dari 4)

  1. terkadang sebagai developer kita selalu menyepelekan sesuatu yang menurut kita merupakan hal kecil namun bagi pengguna awam merupakan masalah besar. kayanya hal itu tantangan buat kita gan

  2. my academic blog

    tampaknya developer situs ini terjebak pada penggunaan teks yang terlalu banyak dan panjang. akan lebih baik jika menggunakan icon atau gambar-gambar yang menarik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s