Pengamen dan penumpang

Kejadian di sebuah angkot jurusan Kampus Dalam.

Perempuan 1 :Eh sudah dengar kabar si anu?
Perempuan 2: Oh, katanya itu ya bla.. bla..
Pengamen : Permisi para penumpang sekalian, izinkan saya bla.. bla..

Pengamen pun bernyanyi
Perempuan 1 dan 2 tetap mengobrol

Pengamen : “Mbak, saya lagi nyanyi. Tolong dihargai.”

Nah loh?

Didengar oleh orang yang mengantuk di kursi depan.

4 thoughts on “Pengamen dan penumpang

  1. Perempuan: Saya juga lagi ngobrol, Mas. Jadi kita saling menghargai aja ya…

    Kalau saya pribadi sih, malah sering terganggu dengan pengamen yang seenaknya menyanyi di angkutan umum. Kadang saya diskusi penting dengan teman waktu di angkot. Jika menunggu si pengamen selesai bernyanyi, saya keburu turun.. Biasanya saya turun di tempat yang sama dengan pengamen,,

    Jadi siapa yang seharusnya menghargai ya?

    1. “Jadi siapa yang seharusnya menghargai ya?”

      Pendapat saya pribadi, karena kedua perempuan telah berbicara sebelum pengamen bernyanyi, seharusnya pengamen lebih menghargai yang sedang berbicara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s