Yang kau cari ada didekatmu

Apa yang kau cari ada di dekatmu..

Entah kenapa banyak cerita yang sesuai dengan kalimat tersebut. Sebut saja kisah tentang seorang pria yang terlalu sibuk mengejar wanita idamannya. Untuk mendapatkannya, sang pria meminta bantuan teman wanitanya yang dekat dengan ‘si dia’. Ternyata ‘si dia’ sudah punya ‘si dia’ yang lain. Si pria pun dihibur oleh teman wanitanya yang dekat dengan si dia. Akhirnya si pria hidup bahagia dengan teman wanitanya yang dekat dengan ‘si dia’ yang lama. Halah.

Yah, tentunya hal tesebut tidak harus selalu berhubungan dengan lawan jenis. ‘Si dia’ dapat berupa benda, keinginan, ataupun cita-cita. Kadang kita terlalu sibuk memikirkan hal-hal yang jauh hingga melupakan hal-hal yang dekat dengan kita. Kadang kita terlalu sibuk mengejar impian yang tinggi, namun kita melalaikan kewajiban yang seharusnya kita kerjakan. Berpikir tentang masa depan, tapi melupakan masa lalu. Ah, manusia, alangkah sombongnya kita. Pantas saja kita selalu melakukan kesalahan yang sama.

Contoh mudahnya, sudah setengah tahun ini saya sibuk mencari sebuah buku, tepatnya seri buku. Bukunya sebenarnya buku murah, harganya kurang dari Rp20.000,-. Yang membuat istimewa adalah, seri tersebut memuat kisah-kisah klasik karya Mark Twain, Arthur Conan Doyle, Jules Verne, Shakespeare, dan pengarang besar lainnya. Walaupun belum pernah membaca, hampir semua orang pasti telah mendengar  The Jungle Books karya Rudyard Kipling dan Journey to the Centre of the Earth karya Jules Verne.

Semua toko buku di Bogor telah dijelajahi. Bahkan beberapa toko buku bekas sempat didatangi. Tapi tetap saja buku-buku itu tidak saya temukan. Namun, hari ini saya melakukan hal yang berbeda : saya memperhatikan rak buku di meja kasir Gramedia Pajajaran, dan disanalah buku-buku yang selama ini saya cari tersimpan, di tempat yang selalu saya datangi setiap saya membayar buku.

Kadang, hal yang kita cari justru kita temukan saat kita merubah cara pandang kita.

Diingatkan oleh buku, benda mati buah karya pikiran manusia. Saatnya kita lebih memperhatikan hal-hal yang ada di dekat kita.

Mengistirahatkan kaki yang melepuh.

4 thoughts on “Yang kau cari ada didekatmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s