Tetralogi Ember #4 : The Diamond of Darkhold

The Diamond of Darkhold

Buku penutup dari tetralogi Ember. Lina Mayfleet dan Doon Harrow kembali menjadi tokoh utama buku ini. Setelah warna Spark dan Ember bersatu, Desa Spark kembali dilanda masalah. Badai musim dingin merusak persediaan makanan mereka dan banyak warga kota yang sakit. Sambil berjuang menahan lapar, warga Desa Spark harus mencari cara untuk keluar dari masalah ini.

Pada suatu ketika, seorang pengelana mengunjungi Desa Spark. Ia membawa sejumlah barang dan buku lusuh yang ternyata ditujukan untuk warga Kota Ember. Lina dan Doon memutuskan untuk membeli buku tersebut dan mendapati bahwa buku tersebut menyimpan harapan untuk menyelamatkan Desa Spark yang sekarat : peninggalan terakhir dari kaum Pembangun.

Lina dan Doon memutuskan untuk kembali ke Kota Ember untuk mencari peninggalan tersebut. Namun, ketika mereka sampai di Kota Ember, ternyata kota tersebut telah diambil alih oleh Keluarga Trogg yang mengganti nama kota menjadi Darkhold. Doon pun ditangkap oleh mereka, sementara Lina berusaha mencari bantuan untuk menyelamatkan Doon.

“You know, son, I don’t think there’s such a thing as an easy life. There’s always going to be hard work, and there will always be misfortunes we can’t control lurking out at the edges—storms, sickness, wolves. But there is such a thing as a good life, and I think we have one here.”

Pertanyaannya adalah, apakah peninggalan yang ditinggalkan oleh kaum Pembangun untuk warga Ember? Petunjuk : lihat kover😉

Sebagai buku terakhir, Diamond of Darkhold menutup kisah Ember dengan baik. Setelah kedua buku sebelumnya lebih menitikberatkan cerita pada filosofi, Diamond of Darkhold kembali berfokus pada unsur aksi dan petualangan. Ceritanya memang berjalan dengan pelan, tapi tetap menyenangkan untuk diikuti.

Yang sempat membuat heran adalah, dalam keempat buku tersebut sedikit sekali disinggung unsur romantisme di antara tokoh-tokohnya. Jauh berbeda dengan novel petualangan sejenis. Hal ini bisa berarti kabar baik karena buku ini memang ditujukan untuk pembaca anak-anak (bandingkan dengan Hunger Games yang masuk kategori remaja tapi memiliki banyak bagian cerita yang mengerikan ><).

Sebagai penutup, bagian akhir buku ini hanya dapat dimengerti jika anda membaca The Prophet of Yonwood😉.

The people here seem not to have lost everything that came before, the little craft will report. Some of them have survived; some of their learning has, too. It seems clear that they are making a new start.”

Craft? What craft?

The Diamond of Darkhold (Ember, Book 4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s