Bersilat lidah dengan Tongue Twister

“Peter Piper picked a peck of pickled peppers. A peck of pickled peppers Peter Piper picked. If Peter Piper picked a peck of pickled peppers, where’s the peck of pickled peppers Peter Piper picked?”

Jika Anda pernah menonton King’s Speech, pasti Anda teringat pada sebuah adegan dimana Louge mengajarkan kalimat berikut kepada Pangeran Albert :

“I have a sieve full of sifted thistles and a sieve full of unsifted thistles, because I am a thistle sifter.”

Kalimat tersebut, berikut kutipan di awal tulisan ini adalah beberapa contoh dari permainan kata yang disebut sebagai tongue twister. Tongue twister adalah perkataan yang dirancang agar sulit untuk diucapkan, sekaligus didengar, dengan baik. Tongue twister dapat digunakan untuk melatih kemampuan pengucapan anda terhadap suatu bahasa atau, yang lebih sering, digunakan sebagai bahan untuk bercanda, contohnya percakapan antara Mr Knott dan Mr Watt berikut :

W : Hello?
K : Who’s calling?
W : Watt.
K : What’s your name?
W : Watt’s my name.
K : Yes, what is your name?
W : My name is John Watt.
K : John what?
W : Yes.

K : … I’ll call on you this afternoon.

W : All right, are you Jones?
K : No, I’m Knott.
W : Will you tell me your name, then?
K : Will Knott.
W : Why not?
K : My name is Knott.
W : Not what?
K : Not Watt. Knott.
W : What?

Tongue twister bukan hanya terdapat dalam bahasa Inggris saja. Situs Uebersetzung, entah apakah nama situs tersebut termasuk tongue twister atau tidak, menyediakan ribuan tongue twister dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia dan Madura.

“kuku kaki kakak kakek Kiki kaku-kaku.”

Tapi, tongue twister favorit saya adalah kata-kata yang diucapkan oleh V, dalam V for Vendetta, saat memperkenalkan dirinya :

Voilà! In view, a humble vaudevillian veteran, cast vicariously as both victim and villain by the vicissitudes of Fate. This visage, no mere veneer of vanity, is a vestige of the vox populi, now vacant, vanished.
However, this valorous visitation of a by-gone vexation, stands vivified and has vowed to vanquish these venal
and virulent vermin van-guarding vice and vouchsafing the violently vicious and voracious violation of volition.

The only verdict is vengeance; a vendetta, held as a votive, not in vain,
for the value and veracity of such shall one day vindicate the vigilant and the virtuous.

Verily, this vichyssoise of verbiage veers most verbose,
so let me simply add that it’s my very good honor to meet you and you may call me V.

Dan, apakah tongue twister tersulit? Menurut Guiness Book of Record : “The sixth sick sheikh’s sixth sheep’s sick“.

Atau, daripada menyanyikan lagu yang tidak jelas, cobalah untuk membaca puisi berjudul The Chaos karya Gerard Nolst Trenité😉. Have fun!

 

2 thoughts on “Bersilat lidah dengan Tongue Twister

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s