Rintangan menuju kampus : macet

Kemacetan di Jalan Soleh Iskandar

Selama tiga setengah tahun kuliah di IPB Dramaga, setiap semester selalu saja ada masa-masa perbaikan jalan di Jalan KH Soleh Iskandar, yang dikenal juga sebagai Jalan Baru. Jika terjadi perbaikan jalan, waktu tempuh angkot 32 dari Kedung Badak sampai ke kampus meningkat dari empat puluh menit menjadi satu setengah jam. Di waktu sibuk bahkan waktu tempuh bisa meningkat sampai dua jam.

Dua jam di perjalanan, dua kali sehari, lima kali seminggu selama dua bulan! Siapa yang tidak stress? Apalagi di tingkat tiga dimana kuliah dan praktikum sedang padat-padatnya. Setiap hari pulang sore dengan perut kosong dan dahaga yang membara. Jadi, wajarlah jika semester lima dan enam kemarin adalah semester dimana saya paling sering bolos perkuliahan:mrgreen:.

Saat yang paling menyenangkan jelas saat perbaikan selesai. Perjalanan sangat lancar dan nyaman, aman terkendali. Kuliah pun jadi rajin😀. Tapi walaupun perbaikan sudah selesai ternyata masih banyak sisa-sisa perbaikan yang masih belum dirapihkan. Batu-batu pembatas trotoar masih tergelatak tak beraturan.

Sayangnya, ada kabar buruk yang harus kita terima. Mulai minggu ini, Jalan Baru kembali mengalami perbaikan berupa pengecoran jalan yang ada di depan Bukit Cimanggu. Yah, namanya juga Jalan Baru, harus terus diperbaiki agar namanya tetap Jalan Baru😛.

2 thoughts on “Rintangan menuju kampus : macet

  1. “Yah, namanya juga Jalan Baru, harus terus diperbaiki agar namanya tetap Jalan Baru :P” (Remarchtito Heyziputra, 2011)

    btw gambarnya dari kamera baru tuh,,
    ahahahhaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s