Beralih ke ebook

Setelah bertahun-tahun setia membaca buku tercetak, sepertinya untuk kedepannya saya akan mulai beralih ke ebook. Buku-buku yang dibaca dalam format ebook adalah buku-buku yang 99.99% terdiri dari teks. Untuk buku-buku referensi yang memuat banyak gambar dan simbol matematika, sepertinya akan lebih mudah untuk membaca versi tercetaknya.  Sangat merepotkan untuk membaca simbol di perangkat ebook reader, apalagi saya membacanya di perangkat yang hanya memiliki layar 4.2 inci.

Alasannya sederhana saja. Sudah terlalu banyak jumlah buku yang ada di rumah. Memang tidak ada salahnya, tapi tidak ada ruangan untuk menampung keseluruhan buku tersebut. Setiap kali mau hunting buku, pasti ada yang berkomentar “Mau ditaruh di mana?”.

Selain itu, biaya untuk membeli dan merawat buku tersebut juga cukup lumayan. Mengingat faktor ruangan dan kepraktisan, sepertinya ebook adalah pilihan yang lebih praktis. Selain itu, uangnya kan lumayan untuk ditabung. Siapa tahu beberapa tahun lagi bisa beli kamera yang kualitasnya lumayan😀.

Masalahnya adalah aspek legalitas. Tidak semua ebook itu gratis, kecuali buku-buku klasik. Bagaimana kalau saya ingin membaca ebook dari buku yang terbilang baru? Di luar memang ada penyedia ebook seperti Amazon, yang harganya jauh lebih murah daripada versi cetak. Kira-kira ada tidak ya jasa seperti itu di Indonesia?

2 thoughts on “Beralih ke ebook

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s