Pulang kampung ke Pulau Timah

Akhirnya bisa kembali menulis di blog setelah hampir dua minggu vakum. Selama seminggu terakhir, alhamdulillah keluarga masih diberikan kesempatan untuk mengunjungi kembali Pulau Bangka, pulau yang kaya dengan timah dan pasir putih yang indah. Setelah sepuluh tahun berlalu, akhirnya kami dapat menginjakkan kaki kembali ke Pulau Bangka.

Sepertinya beberapa tulisan ke depan akan menceritakan tentang Pulau Bangka. Siapa tahu anda juga nantinya tertarik untuk berkunjung ke sana. Jangan kalah sama si Android:mrgreen:.

Perjalanan dimulai dari Bogor pukul 05.30 WIB. Sengaja berangkat cukup pagi untuk mengejar bus Damri paling pagi yang menuju bandara Soekarno-Hatta. Walaupun demikian, tetap saja terjebak macet dan baru pukul delapan pagi sampai di bandara. Untungnya, pesawat baru dijadwalkan berangkat pukul setengah sepuluh pagi. Artinya,  masih ada waktu untuk leyeh-leyeh dan foto-foto:mrgreen:.

Android in Airport
Android in Airport

Setelah puas, saatnya untuk check-in dan melakukan penimbangan bagasi. Sekitar pukul sembilan, kami pun sudah berada di ruang tunggu Batavia Air. Setelah menunggu beberapa waktu, ternyata ada pengumuman bahwa penerbangan ditunda setengah jam. Wah, maskapai penerbangan di Indonesia ternyata masih suka melatih kesabaran penumpangnya ya😀.

Sambil menunggu, kebetulan ada foto sebuah tulisan pengumuman yang aneh tapi nyata.

Toilet Cacat

Toiletnya ternyata cacat:mrgreen:. Lucunya, koreksi yang dilakukan dengan pulpen malah memperburuk keadaan.

Akhirnya pukul sepuluh, pesawat Batavia Air yang menuju Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang pun berangkat. Lama penerbangan 55 menit, jauh lebih cepat daripada yang saya kira (saya kira dua jam perjalanan, maklum tidak pernah naik pesawat). Saat posisi pesawat sudah di atas awan, sempat curi-curi kesempatan untuk memfoto si Android:mrgreen:.

Android goes to Bangka islands
Android goes to Bangka islands

Foto tersebut adalah salah satu foto terakhir si Android dalam keadaan sehat, karena empat jam kemudian, antenanya patah -_-.

One thought on “Pulang kampung ke Pulau Timah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s