The Passage – The fate of the worlds is in the hand of a little girl

The Passage - Justin Cronin

Judul : The Passage
Pengarang : Justin Cronin
Bahasa : Inggris
Jumlah halaman : 766 halaman

Melihat kover bukunya, mungkin anda akan mengira bahwa The Passage adalah sebuah novel yang mengerikan. Kenyataannya memang demikian🙂. The Passage adalah sebuah novel karya Justin Cronin yang diterbitkan di tahun 2010 yang lalu. The Passage menceritakan kisah umat manusia yang hidup di dunia dimana sebuah virus yang mengerikan menghancurkan peradaban manusia. Kunci untuk menyelamatkan manusia dari kehancuran total berada di tangan seorang gadis kecil bernama Amy.

Kisah bermula di dunia tempat kita tinggal. Sekelompok peneliti Amerika Serikat menemukan sebuah fenomena aneh di pedalaman hutan Bolivia. Sekelompok wisatawan diserang oleh makhluk yang tidak dikenal. Empat orang yang selamat berhasil dibawa kembali ke Amerika Serikat. Belakangan diketahui bahwa keempat orang tersebut pernah mengidap penyakit-penyakit yang belum ditemukan obatnya, seperti kanker, yang sembuh setelah penyerangan tersebut. Kesehatan tubuh mereka tidak bisa dibandingkan dengan sebelumnya. Kejadian ini menimbulkan harapan untuk mendapatkan panacea, obat yang bisa menyembuhkan segala penyakit.Namun, keempat orang tersebut dinyatakan tewas secara misterius.  Belakangan diketahui bahwa kondisi keempat orang tersebut berkaitan dengan keberadaan virus yang misterius. Dari kejadian tersebut, dimulailah Project Noah, sebuah proyek militer Amerika Serikat untuk memperoleh panacea.

Brad Wolgast adalah salah satu agen FBI yang dilibatkan dalam Project Noah. Tugasnya adalah merekrut para narapidana hukuman mati untuk dijadikan objek percobaan Project Noah. Dua belas narapidana telah direkrut dan ditempatkan di instalasi militer di puncak gunung. Seluruhnya orang dewasa yang tidak memiliki satu pun kerabat di dunia. Namun, tiada yang menyangka, bahwa orang yang harus direkrut selanjutnya, adalah gadis kecil berusia enam tahun yang bernama Amy.

Beberapa bulan kemudian, terjadilah malapetaka yang merubah dunia untuk selamanya. Kedua belas objek percobaan Project Noah melarikan diri. Kedua belas orang tersebut telah diinfeksi oleh virus, tubuh mereka nyaris abadi, liar, dan siap untuk membunuh apapun yang menghalangi jalan mereka. Angkatan bersenjata Amerika tidak berdaya melawan mereka. Kedua belas tersebut menyebarkan virus yang mereka miliki, membentuk sekawanan makhluk vampir yang disebut sebagai viral. Hanya dalam waktu kurang dari lima tahun, sebagian besar dunia musnah akibat virus tersebut.

Harapan terakhir umat manusia ada pada Amy. Walaupun ia telah infeksi virus tersebut, ia tetap memiliki kesadaran sebagai seorang manusia, ditambah dengan tubuh yang nyaris abadi. Ia melewati tahun-tahun pertama masa infeksi bersama Wolgast di sebuah perkemahan terpencil.

Seratus tahun kemudian, seorang diri, Amy datang ke pintu koloni umat manusia yang selamat dari wabah.

Sebenarnya saya kurang tertarik membaca buku yang bertema vampir atau zombie. Satu hal yang akhirnya membuat saya membaca buku ini adalah gaya penulisnya yang unik. Penceritaan dilakukan dari sudut pandang berbagai karakter. Kadang penulis menjadikan Amy sebagai sudut pandang, kadang Wolgast, bahkan ada beberapa adegan dimana cerita ditulis dari sudut pandang viral!

Masih ada banyak variasi penceritaan lainnya. Satu bab dibuat dalam bentuk serangkaian email, yang isi email terakhirnya sukses membuat makan siang terlupakan. Beberapa bab dibuat dalam bentuk diari yang ditulis oleh salah satu tokoh dari buku ini, yang lagi-lagi kalimat terakhirnya sukses membuat penasaran akan kelanjutan ceritanya. Membaca bukunya jadi terasa tidak monoton. Selalu ada hal baru yang bisa dinikmati. Sisi negatifnya, terkesan tidak ada karakter utama yang menonjol dalam buku ini. Jangan heran jika ada karakter yang anda rasa karakter utama yang tiba-tiba menghilang dari cerita dan baru muncul di bagian akhir. Kalau tidak terbiasa, bisa-bisa anda kebingungan saat membacanya.

Di bagian awal cerita berjalan sangat lambat. Tidak terlalu banyak aksi atau adegan yang mengerikanHal ini terjadi karena bagian awal difokuskan pada latar belakang dari cerita. Masa lalu tokoh-tokoh dibahas secara tuntas, bahkan kadang sampai terasa membosankan. Setelah time-skip selama seratus tahun, cerita mulai berkembang dengan cepat dan menegangkan. Twist-nya sangat banyak. Jadi bersiaplah terkaget-kaget membaca novel ini.

Terakhir, buku ini hanyalah buku pertama dari tiga buku yang direncakan akan ditulis oleh Cronin😉. Trilogi yang menarik bagi anda yang suka membaca novel-novel thriller ala Stephen King.

Buku ini saya pilih untuk review karena mengandung huruf P pada judulnya (The Passage).

One thought on “The Passage – The fate of the worlds is in the hand of a little girl

  1. Nicely written.
    Aku sempat baca sinopsis dibelakangnya tapi aku pikir ini sejenis teenlit. Maklum, kan lagi ngetren bgt novel-novel bertema vampir. Tapi bagus ya ternyata, jadi nyesel kenapa ga beli~😛

    Makasih ya sudah ikutan kontesnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s