Tutorial Android : Mengakses Posisi Saat Ini dengan GPS

Saat kita membuat sebuah aplikasi layanan berbasis lokasi (location-based service), aplikasi yang kita buat harus dapat mengetahui posisi penggunanya berada saat itu. Cara yang paling umum adalah dengan menggunakan perangkat GPS. Dengan menggunakan GPS, aplikasi dapat mengetahui lokasi pengguna dan dapat memberikan konten yang relevan dengan lokasi tersebut.

The devil is in the details, walaupun mudah dibicarakan, terkadang ada beberapa kendala pada saat implementasi. Semoga tutorial ini bisa memberi sedikit pencerahan, sekaligus sebagai cacatan penulis :mrgreen:, untuk memulai membuat aplikasi berbasis lokasi di telepon genggam berbasis Android.

Sekedar informasi, program yang akan dibuat dikembangkan menggunakan Eclipse Galileo dan Windows 7. Semoga tidak bermasalah saat dijalankan di IDE atau sistem operasi lainnya :D. Selain itu, akan muncul banyak istilah yang lumrah digunakan di bahasa pemrograman Java.

Membuat Project Baru

Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat project baru di Eclipse. Deskripsi project dapat dilihat di Gambar 1.

Gambar 1 Membuat project baru.

Menambah permission di AndroidManifest.xml

Untuk dapat mengakses GPS, kita perlu menambahkan permission di AndroidManifest.xml. Jika permission tidak dicantumkan, aplikasi yang akan dibuat tidak bisa berjalan. Berikut adalah kode AndroidManifest.xml yang telah dimodifikasi.

File : AndroidManifest.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
package="com.example.gpssample"
android:versionCode="1"
android:versionName="1.0">
<uses-sdk android:minSdkVersion="8" />

<application android:icon="@drawable/icon" android:label="@string/app_name">
<activity android:name=".GPSSample"
android:label="@string/app_name">
<intent-filter>
<action android:name="android.intent.action.MAIN" />
<category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
</intent-filter>
</activity>
</application>

<uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_FINE_LOCATION" />
</manifest>

Menambahkan LocationListener

Agar aplikasi yang kita buat dapat berhubungan dengan GPS, kita memerlukan LocationManager dan LocationListener. LocationManager menyediakan akses ke layanan lokasi di Android. Salah satu layanan yang tersedia adalah update lokasi geografis dari perangkat yang digunakan. LocationManager akan mengabarkan setiap perubahan lokasi geografis kepada LocationListener. LocationListener inilah yang nantinya akan kita ubah sesuai dengan kebutuhan kita.

Hal di atas dapat diimplementasikan dalam dua langkah. Pertama, kita buat sebuah class yang mengimplementasikan LocationListener (LocationListener adalah sebuah interface). Ada empat buah method yang harus diimplementasikan, yaitu :

Di fungsi onLocationChanged inilah nilai latitude dan longitude lokasi pengguna akan diterima oleh objek LocationListener. Untuk saat ini, lokasi geografis yang dibaca akan ditampilkan menggunakan Toast. Implementasi dari tahap ini adalah inner class MyLocationListener berikut :

/**
* MyLocationListener
*/
public class MyLocationListener implements LocationListener{
// Dipanggil saat ada perubahan lokasi geografis pengguna
@Override
public void onLocationChanged(Location location) {
// Mendapatkan nilai latitude dari lokasi terbaru
double latitude = location.getLatitude();

// Mendapatkan nilai longitude dari lokasi terbaru
double longitude = location.getLongitude();

// Menampilkan lokasi terbaru menggunakan Toast
String message = "Lokasi saat ini :\n" +
"Latitude  = " + latitude + "\n" +
"Longitude = " + longitude;
Toast.makeText(getApplicationContext(),
message, Toast.LENGTH_LONG).show();
}

// Dipanggil saat provider dinon-aktifkan oleh pengguna
@Override
public void onProviderDisabled(String provider) {
String message = "GPS disabled";
Toast.makeText(getApplicationContext(),
message, Toast.LENGTH_LONG).show();
}

// dipanggil saat provider diaktifkan oleh pengguna
@Override
public void onProviderEnabled(String provider) {
String message = "GPS enabled";
Toast.makeText(getApplicationContext(),
message, Toast.LENGTH_LONG).show();
}

// dipanggil saat ada perubahan status pada provider
@Override
public void onStatusChanged(String provider, int status, Bundle extras) {
// TODO Auto-generated method stub
}

Tahap selanjutnya adalah menginisiasikan LocationManager dan LocationListener di aplikasi kita. Pada kasus ini, keduanya diinisiasi di method onCreate dari activity utama aplikasi kita. Dengan demikian, pada saat activity dijalankan, aplikasi kita akan meminta layanan lokasi yang diperlukan.

        // Inisiasi LocationManager dan LocationListener
LocationManager myLocationManager =
(LocationManager)getSystemService(Context.LOCATION_SERVICE);
LocationListener myLocationListener = new MyLocationListener();
myLocationManager.requestLocationUpdates(LocationManager.GPS_PROVIDER,
0, 0, myLocationListener);

Berikut adalah kode lengkap dari activity utama aplikasi yang dibuat :

File : GPSSample.java

<pre>package com.example.gpssample;

import android.app.Activity;
import android.content.Context;
import android.location.Location;
import android.location.LocationListener;
import android.location.LocationManager;
import android.os.Bundle;
import android.widget.Toast;

public class GPSSample extends Activity {
/** Called when the activity is first created. */
@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.main);

// Inisiasi LocationManager dan LocationListener
LocationManager myLocationManager =
(LocationManager)getSystemService(Context.LOCATION_SERVICE);
LocationListener myLocationListener = new MyLocationListener();
myLocationManager.requestLocationUpdates(LocationManager.GPS_PROVIDER,
0, 0, myLocationListener);
}

/**
* MyLocationListener
*/
public class MyLocationListener implements LocationListener{
// Dipanggil saat ada perubahan lokasi geografis pengguna
@Override
public void onLocationChanged(Location location) {
// Mendapatkan nilai latitude dari lokasi terbaru
double latitude = location.getLatitude();

// Mendapatkan nilai longitude dari lokasi terbaru
double longitude = location.getLongitude();

// Menampilkan lokasi terbaru menggunakan Toast
String message = "Lokasi saat ini :\n" +
"Latitude  = " + latitude + "\n" +
"Longitude = " + longitude;
Toast.makeText(getApplicationContext(),
message, Toast.LENGTH_LONG).show();
}

// Dipanggil saat provider dinon-aktifkan oleh pengguna
@Override
public void onProviderDisabled(String provider) {
String message = "GPS disabled";
Toast.makeText(getApplicationContext(),
message, Toast.LENGTH_LONG).show();
}

// dipanggil saat provider diaktifkan oleh pengguna
@Override
public void onProviderEnabled(String provider) {
String message = "GPS enabled";
Toast.makeText(getApplicationContext(),
message, Toast.LENGTH_LONG).show();
}

// dipanggil saat ada perubahan status pada provider
@Override
public void onStatusChanged(String provider, int status, Bundle extras) {
// TODO Auto-generated method stub
}
}
}

Menjalankan Program

Tahap selanjutnya adalah menjalankan program yang kita buat. Jika anda akan menjalankan program langsung di smartphone, pastikan GPS diaktifkan dan telah terkunci. Selamat bersabar menanti :mrgreen:. Setelah terkunci, aplikasi akan terus menerus menampilkan perubahan lokasi pengguna.

Jika anda akan menjalankan program di emulator, masalah yang harus dihadapi adalah tidak tersedianya GPS di komputer yang kita gunakan. Alhasil kalau applikasi kita jalankan, tidak ada lokasi geografis yang ditampilkan.

Gambar 2 Program yang dijalankan.

Solusinya : beli smartphone Android :mrgreen:. Kalau budget anda terbatas, ada fitur Eclipse yang dapat kita gunakan untuk mengirimkan data GPS ke emulator. Pertama-tama, kita masuk ke DDMS. (Pilih WindowOpen PerspectiveDDMS). Kemedian kita debug aplikasi yang kita buat. Kemudian, pilih tab Emulation Control. Di bagian ini terdapat bagian Location Controls.

Gambar 3 Location controls di DDMS Eclipse.

Di bagian Location Controls inilah kita dapat memasukkan data longitude dan latitude secara manual. Masukkan nilai longitude dan latitude yang akan dikirimkan ke emulator, kemudian tekan tombol send. Sekarang, aplikasi GPSSample yang telah kita buat akan menampilkan posisi geografis pengguna yang telah dikirimkan.

Gambar 4 Lokasi saat ini ditampilkan oleh program.

Sekian. Pertanyaan dan masukan sangat ditunggu :).

Project lengkapnya dapat diunduh di Google Code.

Advertisements

Iseng-iseng dengan Processing

Programming itu menyenangkan!” adalah kalimat motivasi para pejuang-pejuang Ilmu Komputer saat kuliah. Yah, tapi kenyataannya pasti ada saat-saat kita merasa bosan berkutat dengan kode program, apalagi saat kode yang kita buat hanya menampilkan program dalam bentuk command line interface alias teks putih dengan latar belakang hitam. Agar programming tetap menyenangkan, kadang baik untuk kita mempelajari bahasa pemrograman yang lain. Dalam hal ini, kita mempelajari tentang Processing yang keluaran programnya berupa grafis :D.

Untuk percobaan pertama ini, kita akan membuat sebuah program yang akan terus-menerus mengeluarkan pola bunga (lihat gambar). Bunganya tidak terlalu rumit, hanya terdiri dari lima buah lingkaran yang ditumpuk sedemikian rupa. Untuk sedikit memperindah hasil akhir program, akan kita buat supaya ukuran dan warna bunga yang dihasilkan berbeda-beda.

Pola bunga yang digunakan

Inilah langkah-langkah untuk merealisasikan program yang telah kita bayangkan sebelumnya :

  1. Download Processing.
  2. Ekstraksi file yang telah anda unduh sebelumnya.
  3. Buka Processing.
  4. Ketikkan kode berikut di lembar kerja Processing :
//Parameter
final int SCREEN_HEIGHT = 320;
final int SCREEN_WIDTH = 640;
final int MIN_DIAMETER = 0;
final int MAX_DIAMETER = 10;
final int MIN_RED = 100;      //0 - 255
final int MAX_RED = 250;      //0 - 255
final int MIN_GREEN = 100;    //0 - 255
final int MAX_GREEN = 250;    //0 - 255
final int MIN_BLUE = 0;       //0 - 255
final int MAX_BLUE = 0;       //0 - 255

//Pengaturan program, dijalankan satu kali
//saat program pertama kali berjalan
void setup()
{
  size(SCREEN_WIDTH,SCREEN_HEIGHT); //Ukuran Layar
  noStroke();    //Menghilangkan garis tepi
  background(0); //Set latar belakang menjadi warna hitam
  smooth();
}

//Fungsi untuk menggambar objek di layar.
//Dipanggil terus-menerus sampai program berhenti.
void draw()
{
  float r,g,b,a;  //Warna
  float d,x,y;    //Posisi

  //Bangkitkan satu nilai acak
  r = random(MIN_RED,MAX_RED);
  g = random(MIN_GREEN,MAX_GREEN);
  b = random(MIN_BLUE,MAX_BLUE);
  a = random(0,155);
  d = random(MIN_DIAMETER,MAX_DIAMETER);
  x = random(0,width);
  y = random(0,height);

  fill(r,g,b,a);  //Set warna bunga

  //Gambar lingkaran
  //Lima lingkaran dibentuk mirip dengan bunga
  ellipse(x, y, d, d);
  ellipse(x+d/2, y-d/2, d, d);
  ellipse(x+d/2, y+d/2, d, d);
  ellipse(x-d/2, y+d/2, d, d);
  ellipse(x-d/2, y-d/2, d, d);
}

Setelah itu, untuk menjalankan program yang telah dibuat, Anda cukup menekan tombol panah yang ada di pojok kiri atas. Untuk menghentikan program, tekan tombol kotak yang ada di sebelah tombol panah. Mirip lah dengan menjalankan lagu di Windows Media Player :D.

Tekan tombol panah untuk memulai program

Hasilnya?

Pola bunga setelah satu detik
Pola bunga setelah satu menit

Bagian pertama kode di atas berisi nilai-nilai yang digunakan pada program yang kita buat. Nilai-nilai tersebut tentu saja dapat kita ubah, untuk mendapatkan hasil yang lebih menarik. Dua nilai pertama menyatakan ukuran layar dari program yang dihasilkan.

final int SCREEN_HEIGHT = 320;
final int SCREEN_WIDTH = 640;

Dua nilai selanjutnya menyatakan ukuran minimum dan maksimum bunga yang akan ditampilkan. Semakin besar nilainya, semakin besar bunga yang digambar.

final int MIN_DIAMETER = 0;
final int MAX_DIAMETER = 10;

Nilai sisanya mempengaruhi warna bunga yang akan dihasilkan. Pengaturan seperti di bawah saya pilih agar warna bunga yang dihasilkan sewarna dengan warna daun di musim gugur :D.

final int MIN_RED = 100;      //0 - 255
final int MAX_RED = 250;      //0 - 255
final int MIN_GREEN = 100;    //0 - 255
final int MAX_GREEN = 250;    //0 - 255
final int MIN_BLUE = 0;       //0 - 255
final int MAX_BLUE = 0;       //0 - 255
Setelah MAX_DIAMETER dirubah menjadi 30

Bagian kedua program adalah fungsi setup(). Fungsi ini akan dijalankan tepat satu kali pada saat program pertama kali berjalan. Fungsi ini biasanya berisi pengaturan umum dari program, misalnya ukuran layar.

//Pengaturan program, dijalankan satu kali
//saat program pertama kali berjalan
void setup()
{
  size(SCREEN_WIDTH,SCREEN_HEIGHT); //Ukuran Layar
  noStroke();    //Menghilangkan garis tepi
  background(0); //Set latar belakang menjadi warna hitam
  smooth();
}

Bagian terakhir adalah fungsi draw(). Sesuai namanya, fungsi ini digunakan untuk menggambar objek di layar. Fungsi draw() akan dipanggil secara terus-menerus selama program masih berjalan. Hasil dari fungsi draw() adalah sebuah frame. Mungkin anda masih ingat istilah frame per second. Bila program berjalan dengan 30 frame per second, berarti dalam satu detik fungsi draw() dipanggil sebanyak tiga puluh kali. Di bagian berikut, kita bangkitkan nilai-nilai acak untuk memberikan variasi warna dan ukuran pada bunga yang digambar.

  ...
  //Bangkitkan satu nilai acak
  r = random(MIN_RED,MAX_RED);
  g = random(MIN_GREEN,MAX_GREEN);
  b = random(MIN_BLUE,MAX_BLUE);
  a = random(0,155);
  d = random(MIN_DIAMETER,MAX_DIAMETER);
  x = random(0,width);
  y = random(0,height);
  ...

Dengan menggunakan fungsi fill(), kita memberitahu program untuk menggambar sesuatu dengan warna yang telah dibangkitkan tadi.

  ...
  fill(r,g,b,a);  //Set warna bunga
  ...

Terakhir, kita gambar lima buah lingkaran sesuai dengan pola yang kita buat.

  ...
  //Gambar lingkaran
  //Lima lingkaran dibentuk mirip dengan bunga
  ellipse(x, y, d, d);
  ellipse(x+d/2, y-d/2, d, d);
  ellipse(x+d/2, y+d/2, d, d);
  ellipse(x-d/2, y+d/2, d, d);
  ellipse(x-d/2, y-d/2, d, d);
  ...

Selesai, selamat mencoba :mrgreen:. Semoga bisa dibuat kelanjutan tulisannya :D.

Ditulis saat sedang bosan koding ASP.Net dan mengerjakan dokumentasi